Saturday, October 20, 2012

Mahasiswa Mabuk Minuman Keras

| Saturday, October 20, 2012 | 0 comments

Fortuner SUV Terbaik. Lagi-lagi aksi tak terpuji mahasiswa kembali terjadi. Kali ini seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), semester 11, Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, bernama Tarsi Tallo (24) mabuk minuman keras (miras) jenis Sopi serta membawa motornya secara ugal-ugalan dan nyaris menabrak polisi yang melakukan razia sekitar pukul 20.30 Wita di Jalan Eltari kilometer 4.

"Dia mabuk berat karena sudah minum miras sejak pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wita di tempat kos-kosannya. Kemungkinan dia sudah minum lebih dari dua botol karena pada saat kita lakukan razia, kita sempat hadang dia namun dia berusaha mencoba melarikan diri sehingga nyaris menabrak anggota kita," kata Wakil Kepala Polres TTU, Komisaris Yulian Perdana, kepada Kompas.com, Sabtu (20/10/2012) malam.

Lanjut Yulian, beruntung anggota menghindar sehingga tak sempat ditabrak oleh yang bersangkutan dan anggota yang lainnya akhirnya berhasil membekuknya. "Saat diamankan oleh petugas, dia sempat melawan. Petugas pun menggeledahnya dan ditemukan senjata tajam jenis pisau sabu yang diselipkan di pinggang," kata Yulian.

Dia menambahkan, sebelumnya, sang mahasiwa bengal tersebut pernah diamankan petugas Polres TTU karena mabuk miras di kos-kosannya di perumahan Bank Tabungan Negara (BTN) kilometer 9 jurusan Kupang, pada pekan lalu.

"Mahasiswa tersebut akan kita proses karena sudah 3 kali diamankan petugas karena kasus mabuk dan penganiayaan. Padahal sudah kita bina tapi tidak jera. Ini contoh buruk bagi generasi muda terutama mahasiswa yang seharusnya berkarya bagi masyarakat. Ini juga merupakan bukti bahwa miras lebih banyak dampak buruknya daripada manfaatnya," jelasnya. Terhadap yang bersangkutan, beber Yulian, akan dikenakan pasal 2 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.

Kunjungi Blognya: Kanghari

Readmore --->

Monday, October 15, 2012

Upaya Pembongkaran Gapura

| Monday, October 15, 2012 | 0 comments

Fortuner SUV Terbaik. Upaya pembongkaran gapura milik perkumpulan Himpunan Tjinta Teman atau Hok Tek Tong (HTT) di Jalan Kalenteng, Pondok, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (15/10/2012) akhirnya dibatalkan. Pembatalan eksekusi diputuskan menjelang waktu Maghrib.

Sebelumnya, upaya pembongkaran yang dilakukan pada Senin pagi berlangsung ricuh. Eksekusi dilakukan petugas gabungan Satpol PP Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Padang, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Puluhan petugas Satpol PP Kota Padang membubarkan diri di tengah kerumunan warga yang setiap sore meramaikan kawasan kota tua itu untuk beragam aktivitas.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Eddy Asri mengatakan, pihaknya mengerahkan tidak kurang 40 petugas dan lima mobil pemadam kebakaran untuk membantu upaya pembongkaran itu.

"Ini perintah langsung dari Wali Kota Padang," kata Eddy saat ditanya apakah upaya pembongkaran termasuk tugas pokok yang mesti dijalankan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Sebelumnya, advokat HTT, Djuanda Rasul mengatakan gapura itu berada dalam status quo menyusul upaya kasasi ke Mahkamah Agung yang tengah dilakukan pihak HTT. Adapun Sekretaris Daerah Kota Padang Syafril Basyir berpendapat eksekusi bisa dijalankan setelah putusan Pengadilan Tata Usaha Negeri Medan menyatakan menerima banding Pemerintah Kota Padang pada 25 sepember 2012 lalu.

Sebelumnya, HTT menang di Pengadilan Tata Usaha Negeri Padang pada 29 Mei lalu menyusul upaya pembongkaran serupa oleh petugas Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Padang. Putusan ketika itu membatalkan surat perintah pembongkaran yang dikeluarkan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Padang pada 6 Februari 2012.

Readmore --->
 
Copyright © 2015 Mesin Tempur All rights reserved