Friday, June 29, 2012

Petenis Nomor Satu China Li Na Tersingkir

| Friday, June 29, 2012 | 0 comments

Petenis nomor satu China Li Na tersingkir dari putaran kedua turnamen tenis Wimbledon saat bertemu dengan pemain dari Romania Sorana Cirstea, Rabu waktu setempat.

Menurut laporan AFP, unggulan ke-11 itu, yang juga kalah pada putaran kedua pada 2011, dikalahkan lawannya dengan angka 3-6, 4-6 pada laga di Court 4, dalam waktu satu jam 33 menit.

Cirstea selanjutnya akan bertemu dengan unggulan ke-17 dari Rusia, Maria Kirilenko, untuk merebutkan tempat di putaran 16 besar.

Readmore --->

Monday, June 11, 2012

Terdakwa Ahmad Faisal

| Monday, June 11, 2012 | 0 comments

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada terdakwa Ahmad Faisal, 21 yang dinyatakan bersalah d melakukan pembunuhan terhadap anak dibawah umur Aditya Nugrawan,17. Terdakwa dinyatakan melanggar pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan. Vonis 10 tahun yang dijatuhkan majelis hakim PN Makassar yang dipimpin hakim ketua Aswijon lebih tinggi dari tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) yang hanya menuntut delapan tahun penjara. ”Pelaku dalam proses persidangan mengakui melakukan penikaman terhadap korban Aditya Nugrawan.

Berdasarkan bukti-bukti yang ada dan merujuk pada keterangan dari saksi- saksi yang dihadirkan oleh JPU hukuman 10 tahun kurungan penjara oleh majelis hakim dinilai tepat,”jelas Aswijon, kemarin. Menanggapi vonis tersebut, terdakwaAhmad Faisal melalui kuasa hukumnya Andi Ware menyatakan pikir-pikir dengan putusan majelis hakim tersebut. Sementara itu, Andi Ware yang dikonfirmasi menyebutkan putusan tersebut terlalu berat karena tidak ada unsur terencana.

“Kami akan memanfaatkan waktu tujuh hari untuk pikir-pikir sebelum melakukan banding, ”ujarnya,kemarin. Sebelumnya, sesaat setelah vonis dibacakan, terjadi keributan di dalam ruang sidang. Pasalnya, keluarga korban yang tidak puas dengan putusan hakim dan mencoba menghakimi terdakwa. Keributan mulai terjadi di barisan kursi pengunjung.

Teriakan-teriakan tidak terima dengan putusan tersebut dan menilai vonis 10 tahun penjara tidak sebanding dengan hilangnya nyawa Aditya. Bahkan diantara beberapa pengunjung berupaya mengejar terdakwa, akan tetapi petugas keamanan dari Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar sigap mengamankan. Ibu korban Aditya Nugrawan, Rostiah mengatakan, putusan majelis hakim tidak sebanding dengan tindakan terdakwa.

Menurut dia, hukuman penjara seumur hidup harusnya dijatuhkan oleh majelis hakim. “Apalagi dia (terdakwa Ahmad Faisal) telah terbukti melakukan pembunuhan,” katanya di PN Makassar, kemarin. Sekedar diketahui, kasus sidang pembunuhan Aditya Nugrawan yang kerap diwarnai kericuhan ini terjadi pada malam pergantian tahun dari 2011 ke 2012, tepatnya 31 Desember 2011 malam.Lokasi kejadian di Jalan Urip Sumiharjo. Aditya meninggal dunia akibat tikaman pisau pada bagian rusuk.

Readmore --->

Wednesday, June 6, 2012

Petani kopi dari Selandia Baru

| Wednesday, June 6, 2012 | 0 comments

Petani kopi dari Selandia Baru direncanakan akan hadir di Tana Toraja untuk melakukan kerja sama dengan petani kopi di daerah ini. Selain melakukan diskusi dengan sesama petani kopi dan mengunjungi kebun kopi, petani Selandia Baru ini juga akan menjadi tamu pada acara puncak lomba petani kopi Tana Toraja yang digelar dalam waktu dekat.


Lomba petani kopi ini akan diselenggarakan Yayasan Peduli Sesama (YPS) yang melakukan pendampingan terhadap kelompok petani kopi sejak 2005. Penilaian lomba antara lain keterampilan petani menanam kopi dan keberhasilannya dalam usaha perkopian. Ketua YPS, Ishak Bitticaca mengatakan, peserta lomba merupakan perorangan utusan kelompok dari Tana Toraja dan Toraja Utara.

Menurutnya, penilaian lomba oleh tim terpadu digelar pekan kedua Juni 2012 dan penentuan nominasi pemenang pada akhir Juni 2012. Pemenang lomba kopi akan diumumkan awal Juli 2012. Hadiah untuk pemenang berupa sarana pertanian seperti peralatan bertani, uang pembinaan dan piagam penghargaan.

“Kami menargetkan 340 petani kopi dan 16 kelompok tani kopi akan mengikuti lomba petani kopi yang baru pertama kali dilaksanakan di Toraja,” ujarnya di Makale kemarin. Lomba ini bertujuan membangun jaringan dan memperkuat kelembagaan petani serta inovasi teknologi pertanian bagi petani kopi.

Readmore --->
 
Copyright © 2015 Mesin Tempur All rights reserved