Saturday, June 18, 2011

Pembukaan Festival Danau Sentani

| Saturday, June 18, 2011 | 0 comments

Ratusan warga termasuk paguyuban di Kabupaten Jayapura, Papua, ikut mewarnai pembukaan Festival Danau Sentani (FDS) ke-4 tahun 2011 dalam karnaval nasional di daerah itu, Sabtu (18/6/2011). Karnaval nusantara dimulai pada pukul 10.30 hingga pukul 14.00 WIT, dengan titik start dari Lapangan Upacara Bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani, menuju ke Kota Jayapura, dan berakhir di PTC Entrop.

Karnaval yang diikuti seluruh paguyuban di Kabupaten/Kota Jayapura dilepas oleh Wakil Bupati Jayapura Zadrak Wamebu, SH, MM, dan diterima oleh Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae, SSos, MM. Dari masing-masing paguyuban, baik dari luar Papua maupun di Papua sendiri yang turut serta dalam pagelaran, menampilkan budaya tradisional, dan mengenakan busana daerah masing-masing.

Setelah sampai di PTC Entrop, masing-masing paguyuban menampilkan tari-tarian tradisional yang diiringi lagu daerah. Bahkan, pada akhir kegiatan seluruh paguyuban menjadi satu dan menampilkan tari-tarian masing-masing, tetapi tetap terlihat kompak.

Bupati Jayapura Habel Melkias Suwae, SSos, M, pada kesempatan itu mengatakan, penyelenggaraan karnaval nusantara dalam pelaksanaan Festival Danau Sentani adalah sebagai atraksi arak-arakan seni budaya, juga dimaksudkan untuk memelihara identitas dan membangun kekhasan seni budaya masing-masing daerah di Tanah Air.

"Ini adalah bukti pemeliharaan persatuan dan kesatuan di antara sesama suku, ras, agama. Nasionalisme yang sangat kental terjalin di antara sesama," katanya.

Festival Danau Sentani Ke-4 tahun 2011 yang akan dimulai pada hari Minggu (19/6/2011) mengusung tema "Love Pece and Harmony" (cinta kasih, damai, dan rukun).

Tiga agenda pokok FDS, selain karnaval nusantara, di antaranya pagelaran budaya, pameran, dan tur wisata. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Pembukaan Festival Danau Sentani.

Readmore --->

Sunday, June 12, 2011

TIGA figur menguat memimpin

| Sunday, June 12, 2011 | 0 comments

Blogger Indonesia sebagai sundulan di paragarf pertama. TIGA figur menguat memimpin DPC Partai Demokrat Kota Palopo. Mereka hampir dipastikan maju bertarung di musyawarah cabang (muscab) yang akan digelar Minggu (19/6), di Palopo. Menariknya, tiga kandidat ini masing-masing mengklaim telah mengantongi dukungan DPD Partai Demokrat Sulsel. Tiga kandidat itu, yakni pengurus DPD Partai Demokrat Sulsel Edy Maiseng, mantan anggota KPU Palopo Hamka Hidayat, dan mantan Ketua DPRD Luwu Hidayat Nurthalib.“ Tiga kandidat ini memiliki kans besar dan menguat memimpin DPC Partai Demokrat Palopo,” kata Koordinator Sembilan PAC Partai Demokrat se-Kota Palopo Sucharsandy kepada media di Sekretariat DPC Palopo.

Menurut dia, rivalitas tiga kandidat ini merebut kursi Ketua DPC Partai Demokrat Palopo,sulit dihindari. Edy Maiseng dan Hamka Hidayat sama-sama tokoh muda di Palopo yang baru pertama kali akan terjun ke politik praktis. Begitupun Hamka Hidayat, setelah resmi mengundurkan diri sebagai komisioner KPU Palopo, baru kali ini Hamka terjun ke politik praktis melalui Partai Demokrat.

Satu-satunya rival Edy Maiseng dan Hamka Hidayat yang sudah berpengalaman di jalur politik, yakni Hidayat Nurthalib. Dia lama berkiprah di Partai Golkar Luwu dan tiga periode duduk sebagai anggota DPRD Luwu. Sebagai penutup, saya akan memberikan sundulan untuk keyword Tablet Android Honeycomb Terbaik Murah.

Readmore --->

Calon Ketua Partai Demokrat Palopo Edy Maiseng

| | 0 comments

Calon Ketua Partai Demokrat Palopo Edy Maiseng unjuk kekuatan ketika resmi mendaftar sebagai calon ketua DPC Partai Demokrat Kota Palopo, siang kemarin. Saat mendatangi sekretariat pendaftaran, Edy bersama ratusan pendukungnya melakukan konvoi menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat.

Para pendukung Edy juga membawa poster kecil bergambar Edy dan baliho Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin. Sejumlah pengurus DPC dan DPD Partai Demokrat Sulsel turut pula mendampingi Edy. Salah satunya, fungsionaris DPD Partai Demokrat Sulsel Isra Rauf Basyuri. Di luar kader Partai Demokrat, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Palopo Herawan Hasan, termasuk beberapa ketua lembaga di berbagai perguruan tinggi di Plaopo,turut mengantar Edy.

Bahkan,Ketua PAC Wara Timur Iwan yang memiliki satu suara pada muscab yang akan digelar Minggu (19/6), meneriakkan nama Edy dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin. Kedua nama itu diteriakkan di hadapan panitia yang menerima berkas pendaftaran Edy. “Hidup Edy Maiseng, Hidup Ilham Arief Sirajuddin,” teriak Iwan disambut tepuk tangan para pendukung lainnya. Edy sangat terharu atas dukungan para rekan dan koleganya yang ikut mengantarnya mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPC Partai Demokrat Palopo.

Atas dukungan tersebut, dia optimistis dapat memenangkan muscab untuk memimpin Partai Demokrat Palopo periode 2013–2018. Menurut Edy, salah satu tugas penting dan menjadi tanggung jawab yang harus diemban pengurus Partai Demokrat Palopo periode lima tahun ke depan, yakni meraih target sebagai partai terbaik di Sulsel dengan mengumpulkan suara minimal 30%. Tak hanya itu, pengurus Partai Demokrat Palopo pada hasil muscab mendatang, memiliki tanggung jawab besar memenangkan Ilham Arief Sirajuddin. Ilham akan diusung Partai Demokrat sebagai calon gubernur Sulsel pada Pilgub Sulsel 2013.

“Saya siap memikul dan mengemban tanggung jawab besar itu. Saat ini juga saya telah menjadi bagian DPD Partai Demokrat Sulsel,”kata dia. Sementara itu, sehari sebelumnya, mantan Komisioner KPU Palopo Hamka Hidayat juga resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPC Palopo. Dia juga diantar puluhan orang dekatnya saat mengembalikan berkas pencalonan seusai salat Jumat. Sama dengan Edy dan calon lainnya,Hamka juga optimistis akan memenangkan muscab dan siap berkompetisi secara sehat dengan calon lainnya.

Hingga kemarin, Edy yang berlatar belakang notaris dan PPAT di Palopo ini, tercatat sebagai calon ketua DPC Partai Demokrat Palopo keempat yang telah resmi mendaftarkan dan menyelesaikan administrasi pendaftaran. Tiga calon lain, menurut Ketua Panitia Muscab Diah Iskandar, yakni mantan Ketua DPRD Luwu Hidayat Nurthalib, Ketua PAC Sendana Jasani Nasaruddin, dan mantan Komisioner KPU Palopo Hamka Hidayat.

“ Sebenarnya, sudah 11 kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran calon, tetapi baru empat yang mengembalikan formulir dan memenuhi persyaratan,”ujarnya. Kandidat lain yang belum mengembalikan formulir dan resmi mendaftar, yaitu Wakil Ketua DPRD Kota Palopo dari Partai Demokrat Amiruddin Alwi, Ketua PAC Bara Abdul Rauf Dahlan, Sekretaris Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) Palopo Ridwan Fattah, dua pengurus DPC Palopo, yakni Munsyir Umar dan Taswin, termasuk Andi Taufiek Hidayat dan Hamsah Saleh. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Calon Ketua Partai Demokrat Palopo Edy Maiseng.

Readmore --->

Satreskrim Polsek Ujung Pandang

| | 0 comments

Satreskrim Polsek Ujung Pandang mengamankan seorang perempuan AN, terduga pelaku hipnotis yang selama ini beroperasi di Kota Makassar, kemarin. Hasil penyidikan polisi menunjukkan, puluhan orang telah menjadi korban tersangka. Kapolsek Ujungpandang Kompol Aisyah Saleh menuturkan, penangkapan AN dilakukan setelah dua korbannya melaporkan perbuatan tersangka ke polisi.“Dia diduga menggunakan modus hipnotis terhadap korban karena semua mengaku tidak sadar memberikan uang kepadanya setelah ditepuk pundaknya saat bertemu,” tutur dia. Selanjutnya, pelaku dengan leluasa membujuk korban meminjamkan uang dengan iming-iming bunga tinggi.

Dia juga tidak segan-segan mengulang perbuatannya setelah percobaan pertama berhasil dan memikat hati korban. Modus ini mirip dengan money gamedi mana korban dijanjikan modal kembali beserta bunga yang tinggi. Pengembalian dilakukan setelah tiga hari dengan bunga 15% dari modal awal. Hanya, setiap mengembalikan pinjaman, AN meminta korban kembali menyetorkan modal dengan janji keuntungan besar. Salah satu korban, Hj Vitra, mengaku,pelaku berpura-pura bersilaturahmi untuk mengaburkan keraguan terhadap sistem yang dijalankan.

“Dia akan terusdatangketikakepercayaan mulai memudar, bahkan bisa setiap hari dengan janji uang tersebut tetap aman,”ujarnya. Sayang, setelah setahun berlalu, janji tersebut tidak terealisasi sehingga membuatnya melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Setelah melapor, korban AN ternyata tidak hanya dua orang. Di beberapa polsek di Makassar, laporan terkait penipuan AN juga ada, seperti di Polsek Rappocini, dengan korban Ahmad. Empat korban AN kemarin berkumpul di salah satu rumah makan di Makassar untuk membicarakan penipuan tersebut.

Mereka mengaku belum melaporkan AN ke polisi karena tidak memiliki perjanjian tertulis sebagai barang bukti. “Ketika dia datang ke saya, langsung kepercayaan kepada dia muncul sehingga saya leluasa memberikan uang kepadanya tanpa peduli lagi dengan bukti tertulis,”ujar Tasriq yang dibenarkan pula Hj Vera. Mereka mengaku Senin besok, semua korban AN akan berkumpul melaporkan kasus ini.

Mereka menuntut uang kembali, walau tidak beserta bunga yang dijanjikan. Dari beberapa korban, ada yang mengaku tertipu hingga Rp250 juta yang diambil AN secara bertahap sejak tahun lalu. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Satreskrim Polsek Ujung Pandang.

Readmore --->

Mendesak Badan Pusat Statistik

| | 0 comments

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dari daerah pemilihan (dapil) Luwu Raya mendesak Badan Pusat Statistik (BPS) mempercepat survei kelayakan pemekaran Kabupaten Luwu menjadi Luwu Tengah. Legislator Sulsel dari Partai Bulan Bintang Zulkifli Azis mengatakan, penandatanganan memorandum of understanding antara BPS dan Pemprov Sulsel harus segera ditindaklanjuti karena desakan pemekaran itu sudah sangat kuat. Khususnya warga di kecamatan Walenrang dan Lamasi (Walmas) yang menginginkan berpisah dari pemerintahan kabupaten Luwu. “Proses kajiannya diharapkan tidak terlalu lama karena sudah ada data kajian tahun lalu bisa dijadikan acuan.

Kalaupun ada yang akan diperbaiki tentu hanya faktor penilaian terhadap kemampuan ekonomi dan pembangunan,” katanya, kemarin. Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel ini menuturkan, kalau kajian sudah rampung, tahapan berikutnya sisa menunggu surat gubernur yang berisi persetujuan pembahasan pemekaran di tingkat DPRD. Berdasarkan surat tersebut, DPRD akan membentuk tim panitia khusus (pansus) untuk membahas detail mekanisme pemekarannya sebelum dikeluarkan rekomendasi persetujuan oleh DPRD.

“Kalau mengacu ke pemekaranToraja Utara (Torut),proses pembahasannya tidak terlalu lama,hanya kisaran sebulan. Itu sudah termasuk konsultasi ke Kemendagri sebelum dikeluarkan persetujuan resmi,” paparnya. Dia mengusulkan, untuk merampungkan pembahasan pemekaran Luteng, sebaiknya dibentuk pansus besar berisi 31 anggota Dewan. Legislator asal Tana Luwu lainnya, Buhari Kahar Muzakkar, menyatakan, pemekaran Luteng sangat bergantung hasil kerja BPS.

Jika kajiannya membutuhkan waktu lama, akan memengaruhi jadwal pembahasan di DPRD. “Kalau draf pemekarannya sudah masuk di DPRD,tentu itu akan dibahas. Apalagi, seluruh anggota Dewan dipastikan menyetujui rencana pemekaran itu, meski sekarang baru empat fraksi yang berani menyuarakannya secara resmi,” paparnya.

Sesuai Peraturan Pemerintah 78/2007 tentang Pemekaran Daerah,ada tiga syarat yang harus dipenuhi, yaitu administrasi, syarat teknis, serta syarat fisik kewilayahan. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Mendesak Badan Pusat Statistik.

Readmore --->

Dugaan korupsi

| | 0 comments

Dugaan korupsi pengadaan peralatan Information and Communication Technologies (ICT) di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) terus dilakukan. Kali ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar menelusuri penyaluran peralatan tersebut ke sekolah penerima di Sulsel dan Sulbar. Langkah awal, Kejari mengambil sampel di dua daerah yang bertetangga dengan Kota Makassar, yakni Kabupaten Pangkep dan Takalar. Kejari Makassar menggandeng kejari di dua daerah tersebut untuk melakukan penelusuran dan memastikan keberadaan alat elektronik tersebut.Kejari pun memeriksa kepala Dinas Pendidikan di daerah masing-masing.

“Kami telah minta bantuan dua kejari ini untuk memastikan apakah alat elektronik itu sampai ke daerah. Kami ambil dua daerah ini sebagai sampel karena dekat dengan Makassar,” kata Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Makassar Joko B Darmawan,kemarin. Kasus dugaan korupsi ini terjadi pada tahun anggaran 2009 dengan nilai proyek Rp10 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan 1.122 unit laptop,374 printer,374 proyektor, dan 374 modem. Peralatan ini diperuntukkan bagi sejumlah sekolah penerima di Sulsel dan Sulbar.

Penelusuran jejak alat elektronik untuk 347 kelompok guru di daerah terpencil yang tersebar di Sulselbar adalah permintaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.Hasil penelusuran alat elektronik itu akan menambah validitas perhitungan kerugian negara yang dilakukan BPKP. Dalam perkara ini, dua pejabat teras LPMP dan satu rekanan disebut-sebut sebagai orang yang paling bertanggungjawab.

Mereka, yaitu pejabat pembuat komitmen (PPK) yang juga Kabag Umum LPMP,Abdul Halim Muharram; ketua panitia lelang Amirullah; dan Direktur PT Astra Gravia Tbk Nur Berdikari. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Dugaan korupsi.

Readmore --->

Aksi sejumlah pengemudi becak motor (bentor) nakal

| | 0 comments

Aksi sejumlah pengemudi becak motor (bentor) nakal yang kerap melanggar wilayah atau zona operasi yang ditetapkan Pemkot Makassar, disikapi Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar. Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP M Hidayat menyatakan, pihaknya tidak akan segan-segan menindak moda transportasi lingkungan tersebut. Hidayat, yang baru dua hari menjabat sebagai kasat lantas, mengaku, dalam waktu dekat pihaknya akan membahas teknis penanganan bentor. Kendaraan tersebut masuk kategori ilegal dan tidak diakui dalam undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. “Prosedurnya akan dibicarakan ulang karena memang bentor telah menyalahi protap yang ada,” tuturnya kepada media, kemarin.

Mantan Kasat PJR Ditlantas Polda Sulselbar ini mengatakan, tidak ada pelegalan atas operasional bentor di Kota Makassar. Karena itu, polisi berhak menindaki para pengemudi bentor.“Namun, ini tetap akan dibicarakan ulang dengan pemerintah setempat agar semua pihak merasa tidak dirugikan. Apalagi, pemerintah telah memberikan zona operasi buat mereka,”ujar dia. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Aksi sejumlah pengemudi becak motor (bentor) nakal.

Readmore --->

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah

| | 0 comments

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar merampungkan musyawarah kecamatan (muscam) di 14 kecamatan di Kota Makassar. Langkah ini sekaligus untuk konsolidasi partai dalam rangka memenangkan partai berlambang beringin ini pada Pemilu 2014. Sekretaris DPD II Partai Golkar Makassar Faraouk M Beta hingga awal Juni, pihaknya telah merampungkan muscam di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Tamalate, Mamajang, Mariso, Panakkukang, Manggala, Wajo, Rappocini, dan Ujung Tanah.

“Jadi, sampai hari ini sudah delapan kecamatan yang rampungkan muscam,” ungkap Sekretaris DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta kepada media, tadi malam. Muscam di enam kecamatan lain ditargetkan rampung paling lambat akhir Juni. Dalam waktu dekat, kecamatan yang segera menyusul, yakni Bontoala, Tamalanrea, dan Biringkanaya. Sementara kecamatan terakhir yang akan menggelar muscam antara Kecamatan Makassar atau Ujung Pandang.

“Targetnya memang sampai Juni ini kami rampungkan muscam karena masih ada agenda yang perlu segera dilaksanakan,” ungkapnya. Dari informasi yang dihimpun, selain menggenjot pelaksanaan muscam di seluruh kecamatan di Makassar, Golkar juga sedang menyiapkan agenda pendidikan karakter desa yang rencananya digelar Sabtu (18/6).“Agenda tersebut akan dilaksanakan bersamaan di seluruh Indonesia,” ujarnya. Wakil Ketua DPD II Golkar Makassar Rahman Pina menambahkan, setelah merampungkan muscam pada jajaran kecamatan, akan dilanjutkan di jajaran kelurahan yang berjumlah sekitar 143 kelurahan.

“Setelah agenda konsolidasi rampung, akan dilanjutkan pada pemilihan ketua di jajaran kelurahan. Kami berharap setelah rampung Juni nanti, dua atau tiga bulan ke depan semua pengurus sudah rampung,” tandasnya. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Pengurus Dewan Pimpinan Daerah.

Readmore --->

Tokoh muda

| | 0 comments

Tokoh muda yang saat ini berkiprah di panggung politik, baik lokal maupun nasional dinilai lebih idealis dibanding tokoh tua. Mereka juga cenderung lebih energik dan agresif dalam hal menangani pekerjaan kelegislatoran. Hal ini terungkap dalam dialog tokoh muda yang digelar Gelora Institute dengan tema “Meningkatnya kepercayaan publik terhadap tokoh muda khususnya di Sulsel”, kemarin. “Kaum muda lebih idealis, lebih energik dibanding kaum tua, tentu dilihat dalam hal pekerjaan,”ungkap anggota DPRD Kota Makassar Rahmatika saat menjadi narasumber pada dialog kaum muda di Kafe WoodysGab, kemarin.

Dia menyebut, keterpilihan para kaum muda di legislatif merupakan tren saat ini,bahkan dalam melakukan kunjungan dan sosialisasi kepada masyarakat kaum muda lebih mengena dan lebih responsif. Kendati demikian, dia mengaku tidak ingin mendikotomikan antara kaum muda dan tua dalam segala hal.“Saya pikir kaum muda itu selalu dipandang sebelah mata dibanding yang tua,jadi tidak ada salahnya untuk yang muda diberikan kepercayaan,”pungkas legislator Golkar ini.

Koordinator Jaringan Suara Indonesia (JSI) Wilayah Sulawesi Irfan Jaya juga memberikan penilaian sama. Hal itu dibuktikan dengan adanya sejumlah kasus yang menguat saat ini adalah perbuatan kaum tua.“Kami bisa lihat politisi senior yang selalu banyak bermasalah,”ungkapnya. Irfan mengklasifikasikan bahwa yang disebut kaum muda adalah mereka yang berumur 35 tahun ke bawah, sementara mereka yang berumur 35 tahun ke atas merupakan kaum tua. “Jadi, memang kaum muda cenderung memiliki idealisme, memang terlihat sedikit, tapi beberapa orang itulah yang menjadi cerminan di masyarakat,” pungkasnya.

Selain Irfan Jaya dan Rahmatika, turut hadir selaku narasumber, yakni anggota DPRD Sulsel Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo,Ketua KNPI Sulsel Djamaluddin Syamsir, serta bintang tamu asal Ibu Kota yang juga tokoh pemuda sosialis, Dj Winky Wiryawan selaku narasumber. Dia mengaku, hingga saat belum berminat terjun ke dunia politik dan hanya ingin aktif di kepemudaan.“Saya belum berpikiran mengarah dan terjun ke politik,”ungkapnya, kemarin.

Wingky mengaku baru terjun dalam dunia kepemudaan dan lebih sosialis setelah berkunjung ke lokasi bencana gunung merapi beberapa waktu lalu. Sementara itu, Adnan Purichta mengatakan, saat ini peran pemuda sangat penting dalam membangun ide dan gagasan untuk membangun bangsa, terutama di Sulawesi. Menurutnya, tanpa moral dan akhlak yang baik, akan susah membangun bangsa ini.

“Pemuda dilihat dari sisi moral dan akhlaknya, jika akhlaknya tidak baik,akan susah membangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar,” tandasnya. Dialog tersebut dihadiri puluhan pemuda Sulsel yang berasal dari berbagai organisasi dan disiarkan langsung Mercurius FM. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Tokoh muda.

Readmore --->

Tiga rumah sakit

| | 0 comments

Tiga rumah sakit (RS) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memperoleh dana alokasi khusus (DAK) Rp19,1 miliar. Anggaran tersebut berasal dari dana bagi hasil (DBH) cukai rokok dan penguatan infrastruktur daerah 2011. Tiga RS tersebut, yakni RS Haji memperoleh Rp5,3 miliar, RS Sayang Rakyat Rp10,4 miliar, dan RS Labuang Baji Rp3,4 miliar. Sesuai petunjuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu), DAK tersebut akan dipakai melengkapi fasilitas dan memperbaiki infrastruktur di RS tersebut. Perbaikan itu untuk mendukung program kesehatan gratis yang dicanangkan gubernur.

Program ini dinilai dibutuhkan dan banyak dimanfaatkan masyarakat. Direktur RS Sayang Rakyat dr Kasma Padjalangi menuturkan, pihaknya sangat bersyukur memperoleh dana tersebut. RS khusus pasien kesehatan gratis ini membutuhkan tambahan fasilitas, seperti alat kesehatan di ruang operasi, alat pemeriksa kehamilan USG, anestesi, pemicu jantung. ”RS kami memang masih membutuhkan tambahan peralatan, utamanya untuk ruang operasi. Dari lima kamar operasi, baru tiga yang peralatannya lengkap, sisanya membutuhkan tambahan dan syukurlah sudah ada dana pusat,”ungkapnya dalam rapat kerja Komisi E DPRD Sulsel,kemarin.

Dia berharap dana tersebut segera dicairkan sehingga pengadaan peralatan bisa segera dilakukan.Karena itu, pihaknya berharap dukungan legislator menyetujui daftar pelaksanaan anggarannya (DPA). Sementara itu,Wakil Direktur RS Labuang Baji Isdayanti Sanusi mengatakan, dana yang kucur nanti akan dimanfaatkan memperbaiki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tersumbat. Apalagi, RS tersebut hanya memiliki satu IPAL untuk menangani ratusan pasien. ”Alokasi dana terbesar dipakai untuk pengadaan dan perbaikan peralatan alkes di Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang memang sudah banyak yang tak laik pakai,”tuturnya.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel dr Sanusi Karateng menyarankan, sebaiknya peruntukan dana itu sebagian disisihkan untuk perbaikan toilet RS Labuang Baji. Itu lantaran kondisi toilet di RS rujukan wilayah selatan Sulsel ini sangat jorok. Pernyataan dr Sanusi itu sejalan dengan hasil inspeksi mendadak (sidak), yang sebelumnya dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengaku kecewa dengan kebersihan di RS tersebut.

Rencana, Senin pekan depan, Komisi E kembali menggelar raker lanjutan sebelum mengesahkan DPA tiga RS tersebut. Pengesahan DPA secara parsial akan dilakukan, sebab dana itu masuk setelah ketuk palu APBD 2011 dilaksanakan. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Tiga rumah sakit.

Readmore --->

Teka teki peruntukan lahan reklamasi pantai

| | 0 comments

Teka teki peruntukan lahan reklamasi pantai di depan Benteng Rotterdam segera terjawab. Areal tersebut disinyalir akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Hotel Swiss-Belhotel. Berdasarkan Surat Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Makassar dengan No 660- 2/307/BLHD/2011 yang ditujukan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3M) Makassar, disebutkan bahwa pengusaha Janni Surdjawidjaya akan membangun hotel di depan Fort Rotterdam. Surat tertanggal 11 Mei itu berisi klarifikasi penyusunan dokumen lingkungan untuk seminar UKL/UPL proyek bangunan hotel.

Kepala BP3M Makassar M Said yang dikonfirmasi menegaskan, sesuai hasil kajian, lokasi pembangunan Hotel Swiss- Bell yang diusulkan Janni Suradjaya di depan Benteng Rotterdam berada dalam zona cagar budaya. Hal ini dinilai melanggar undang-undang UU). Larangan itu berdasarkan UU 5/1992 tentang Benda Cagar Budaya yang telah diubah dengan UU 11/2010 tentang Cagar Budaya. ”Hasil kajian zonasi kami Februari 2010, lokasi itu masuk zona inti dan zona pengendali laut.

Kawasan itu juga masuk dalam kawasan hutan lindung sesuai Keppres RI 32/1990 tentang PengelolaanKawasanLindung,” ujarnya saat dihubungi. Karena itu, BP3M telah melayangkan surat balasan ke BLH Makassar dengan No UM.001/967/BPP.MKS/KKP/20 11 perihal penegasan lokasi yang dimaksud masuk dalam zonasi cagar budaya. Surat yang dikirimkan 25 Mei lalu ditembuskan ke Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel dan Makassar, Kapolda Sulsel, serta Wali Kota Makassar.

Said mengungkapkan, sebelum proyek tersebut berjalan, pengusaha harus mengantongi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup 11/2006. Karena itu, apapun rencana kegiatan di depan bangunan bersejarah sama sekali tidak bisa dilakukan jika tanpa persyaratan di atas. ”Sebenarnya seluruh bangunan yang ada di sepanjang atau di depan Benteng Rotterdam itu melanggar. Namun, khusus bangunan yang dibangun di bawah 2010 masih diberi pemahaman.

Tetapi,khusus untuk di atas 2011 sama sekali dilarang membangun,”ujarnya. Said mengaku, semestinya untuk lokasi benteng tidak boleh ada bangunan sama sekali, termasuk bangunan pemerintah. Buktinya, Kantor Disperindag Sulsel dirobohkan demi untuk kepentingan benteng tersebut. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menampik, reklamasi yang dilakukan itu mengganggu situs budaya.

Ilham juga menyatakan, reklamasi tersebut bukan untuk bangunan hotel,melainkan dalam rangka penataan pedagang kaki lima untuk mendukung program Visit Makassar 2011. Ilham Arief Sirajuddin dikonfirmasi terkait rencana pembangunan Swiss Belhotel di depan Benteng Rotterdam, kembali membantah hal tersebut. Ketua DPD I Demokrat Sulsel ini kembali menegaskan, lokasi reklamasi tersebut akan diperuntukkan bagi pedagang kaki lima.”Tidak ada hotel, itu untuk pedagang kaki lima dan akan dijadikan sebagai lokasi pusat jajanan,”ujarnya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar Mukhtar Tahir menyatakan, lokasi itu akan diperuntukkan bagi pedagang kaki lima yang selama ini menggunakan trotoar dan mercu suar sebagai tempat berjualan. Selain itu, reklamasi yang dilakukan saat ini tidak sekadar untuk pedagang kaki lima. Lokasi itu akan dibangun penahan ombak untuk menahan arus air dari pantai supaya tidak ke daratan. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Teka teki peruntukan lahan reklamasi pantai.

Readmore --->

Gubernur Sulsel

| | 0 comments

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama unsur Muspida mengadakan kunjungan ke Singapura dan Malaysia selama lima hari.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan penerbangan perdana Garuda Indonesia dengan rute Makassar-Singapura. Selama dua hari di Singapura, gubernur mengadakan pertemuan dengan lima pejabat penting di Singapura. Selain itu, Gubernur beserta rombongan juga melakukan kunjungan ke Kuala Lumpur Malaysia.

Di Negeri Jiran ini, Gubernur beserta Muspida melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Mohd Najib Tun Abdul Razak di kediamannya. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Gubernur Sulsel.

Readmore --->

Sunday, June 5, 2011

Penasihat Keamanan Pemerintah Inggris

| Sunday, June 5, 2011 | 0 comments

Penasihat Keamanan Pemerintah Inggris memberi peringatan kepada produsen dan ritel makanan atas gerak-gerik teroris yang bisa saja berulah lewat makanan. Sang penasihat yang disegani di Inggris itu menengarai bahwa rantai makanan sangat rentan terhadap serangan dari kelompok tertentu. Caranya adalah dengan mengontaminasi makanan sehingga menimbulkan korban dalam jumlah masal.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, belakangan ini bakteri E Coli menyerang makanan di Jerman. Sejumlah 18 orang tewas dan 1800 orang menderita sakit. Meski belum ada penyelidikan soal adanya peran teroris dalam malapetaka itu, sang penasihat menegaskan bahwa senantiasa waspada tidak ada salahnya. Pertanyaan yang perlu dijawab adalah apakah penyebaran bakteri itu sengaja atau tidak.

Dokter kepala higenitas di di rumah sakit Vivantes, Berlin, Klaus-Dieter Zastrow mengatakan, "Sangat mungkin ada orang gila di luar sana yang berpikir: 'saya akan membunuh beberapa orang atau membuat 10.000 orang diare'.

Adalah kesalahan jika tidak ada penyelidikan dan upaya meminta produsen, ritel, dan supermarket sebagai rantai makanan dan minuman agar memperketat pengamanan. Di masa lalu, ancaman keracunan pada makanan disebarkan penjahat yang ingin meraup keuntungan dengan memeras atau balas dendam. Namun, pejabat keamanan khawatir, ancaman akhir-akhir ini datang dari kelompok ekstrim seperti al-Qaeda, pembangkang dari Irlandia Utara, dan aktivis perlindungan hewan.

Peternakan Inggris pun dinilai rentan karena kerap mempekerjakan tenaga asing. Untuk itu, semua sektor bisnis ini diminta memeriksa secara komprehensif atas karyawan mereka masing-masing. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Penasihat Keamanan Pemerintah Inggris.

Readmore --->

Saturday, June 4, 2011

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

| Saturday, June 4, 2011 | 0 comments

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meninjau pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kelurahan Tiromanda, Kecamatan Makale Selatan, KabupatenTanaToraja, kemarin. Pembangunan PLTA Malea yang dibangun PT Bukaka Teknik Utama ini ditargetkan mampu menyuplai listrik di Sulsel hingga 180 megawatt (MW). JK meminta pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja dan DPRD setempat mendukung percepatan proyek pembangkit listrik tersebut. “Mudah-mudahan Pemkab danDPRDterusmendukung, termasuk perpanjangan izin pembangunan tahap kedua dengan kapasitas 180 MW ini,”ujar JK di lokasi PLTA,kemarin.

Pembangunan PLTA Malea dibagi dalam dua tahap.Tahap pertama yang memanfaatkan sumber air Sungai Sa’dan sudah rampung dengan kapasitas 15 MW. Rencananya,PLTA tahap pertama ini akan diresmikan pada 31 Agustus 2011,bersamaan dengan peringatan HUT Kabupaten Tana Toraja. Sementara itu,pengerjaan proyek tahap kedua segera dilaksanakan dengan kapasitas 2x90 MW.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung seusai mendampingi JK,mengatakan,Pemkab Tana Toraja sangat mendukung pembangunan PLTA Malea sebagai solusi mengatasi krisis listrik di Tana Toraja maupun di Sulsel. Menurutnya, tahap pertama, PLTA Malea yang berkapasitas 15 MW sudah mampu memenuhi kebutuhan listrik di Tana Toraja hingga tiga tahun ke depan.

Dia mengharapkan pembangunan PLTA tahap kedua dengan kapasitas 2x90 MW mampu mengatasi kebutuhan energi listrik di seluruh Sulsel. Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi mengatakan, kerusakan dan pencemaran lingkungan dan air di sekitar lokasi pembangunan PLTA Malea harus dihindari. Dia juga meminta pembangunan PLTA memberdayakan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja. Demikian catatan online Mesin Tempur yang berjudul Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Readmore --->
 
Copyright © 2015 Mesin Tempur All rights reserved